Sunday, January 27, 2013

Kompasiana: Semangat Awal untuk Memilih Kades Yang Amanah di Cipeucang, Cileungsi.

Kompasiana
Semua menulis apa sajah // via fulltextrssfeed.com
Semangat Awal untuk Memilih Kades Yang Amanah di Cipeucang, Cileungsi.
Jan 27th 2013, 10:22

Menjelang PILKADES yang akan dilaksanakan setelah PILGUB Jawa Barat, saya diminta oleh pak Ketua RT 17 supaya ikut dalam acara rapat BPD (Badan Permusyawaratan Desa) di balai desa Cipeucang, dalam acara pembentukan Panitia Pelaksana PILKADES 2013, yang menurut rencana akan diadakan pada tanggal 24 Maret 2013.

Acara dimulai pada pukul 13.30, dengan diikuti oleh sejumlah perwakilan masing-masing RT, RW, atau Dusun. Suasana sangat ramai, sebagaimana lazimnya bila sedang diadakan pertemuan di kantor Kades. Bapak Kepala desa beserta perangkat Babinsa juga ikut serta menyaksikan proses acara tersebut.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua BPD yang baru saja terpilih, yang dilantik pada tanggal 20 Januari 2013. Beliau memaparkan tentang proses pembentukan anggota BPD sebelum dilakukan pelantikan resmi, diantaranya: sosialisasi pencaonan anggota BPD kepada masyarakat, penataran tentang aturan pemerintahan desa yang diselenggarakan oleh dinas Pemda Kabupaten Bogor, dan hal-hal lainnya.

Bapak Kepala Desa dalam sambutannya yang sangat singkat mengharapkan kepada Panitia yang akan dipilih agar supaya dapat bekerja dengan baik dan netral serta dapat melakukan proses pemilihan yang aman dan tertib.

Setelah sambutan Kepala Desa, ketua BPD kemudian meminta kepada para undangan agar memilih atau menyalonkan salah satu utusan dari perwakilan berdasarkan wilayah dusun, untuk dipilih sebagai calon Ketua panitia. Setelah itu dilakukan pemilihan  enam orang perwakilan dusun yang ikut hadir dalam rapat, oleh masing-masing peserta dari dusun yang bersangkutan. Tentu saja hal ini bukan masalah yang mudah, bila mengingat beban berat yang akan diemban oleh calon terpilih, Beruntung bagi saya dan rekan-rekan wakil RT yang tercakup dalam wilayah dusun 6 (meliputi RW 9 dan RW 10), setelah rapat 'kilat' kami meminta Ketua RT 17 (rekan saya) agar bersedia 'mewakili' kepentingan kami dalam kepanitiaan. Alhamdulillah, Ketua RT saya bersedia untuk meluangkan waktunya mewakili dusun enam yang meliputi dua RW yang meliputi kompleks perumahan Griya Cipeucang Indah. Selanjutnya keenam wakil dusun tersebut  diharuskan menjalani test  wawancara, satu demi satu, dihadapan Ketua BPD, di dalam ruang khusus.

Setelah menunggu selama setengah jam, Ketua BPD keluar dari ruang wawancara dan meminta para undangan untuk duduk kembali di dalam aula. Keputusan Ketua BPD, adalah: memilih saudara Nurdin, sebagai Ketua Panitia PILKADES Cipeucang 2013. Saudara Nurdin adalah sosok yang telah berpengalaman sebagai Ketua KPPS dalam PILBUP, PILGUB, PILLEG, dan PILPRES, pada tahun 2007 s/d 2009 yang telah lalu. Beliau juga berteman baik dengan saya yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua TPS di wilayah RT 17. Dalam sambutannya setelah prosesi pengambilan sumpah terhadap panitia yang telah terbentuk, saudara Nurdin berjanji  akan menyelenggarakan pemilihan Kepala Desa dengan netral  atau tidak memihak kepada salah satu calon peserta. Dia juga berjanji akan memperbaiki system pemungutan suara agar tidak berlangsung kacau-balau   seperti kejadian PILKADES, lima tahun yang lalu.

13592812111559534733

Susunan Panitia tercantun dalam Power Point di dinding aula desa.

1359281312256788943

Para panitia PILKADES siap dilantik.

13592813961989547942

Pengambilan sumpah.

Pemilihan Kepala Desa, yang pernah saya ikuti, memang sarat dengan 'jual-beli' suara. Kondisi yang tidak bisa dipungkiri dalam euphoria demokrasi lingkup desa, beberapa tahun yang lalu. Apakah kondisi demikian akan tetap menonjol dalam PILKADES di kampong tempat saya tinggal, Satu bulan yang akan datang? Inilah yang akan jadi ujian bagi para warga desa Cipeucang dalam menentukan pemimpinnya yang diharapkan dapat memngemban amanah dalam memajukan desanya. Tentunya para warga desa Cipeucang saat ini telah mampu bersikap dewasa untuk berdemokrasi. Masuknya institusi pendidikan ke wilayah Cipeucang, terbukanya akses teknologi informasi, pengalaman beberapa kali PILKADA, seharusnya semakin membuka mata mereka untuk bersikap cerdas dalam memilih pemimpin. Pelajaran berharga telah mereka rasakan selama lima tahun ini, semoga mereka dapat mengambil hikmahnya.

27 Februari 2013.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

No comments:

Post a Comment